Activity, Highlights

Tanggap Bencana Cianjur 2023

  • Text Hover

Pada tanggal 21 November 2022 yang lalu, Indonesia kembali berduka. Bencana gempa bumi berkekuatan 5.6 SR telah mengguncang daerah Cianjur dan sekitarmnya. Menurut data kantor berita ANTARA (20 Desember 2023), jumlah korban jiwa mencapai sebanyak 635 orang. Selain meninggalkan luka fisik dan psikologis, juga telah menghancurkan banyak pemukiman dan fasilitas umum.

Untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak akibat bencana tersebut, Yayasan Astacala bersama dengan FAST Indonesia bekerja sama untuk menggalang dana dan menyalurkan bantuan. Adapun bantuan aksi tanggap bencana telah dilakukan oleh tim Tanggap Bencana Telkom University dengan berkolaborasi dengan KMPA Telkom University. Total dana yang telah terkumpul mencapai Rp89.700.755. Bantuan tersebut disalurkan dalam beberapa tahap. Total terdapat lima tahap penyaluran dana yang telah dilakukan.

Bantuan tahap kelima sendiri disalurkan pada hari Minggu, 5 Maret 2023. Penyaluran bantuan dilakukan oleh perwakilan FAST, Yayasan Astacala, dan PMPA Astacala. Bantuan berupa karpet sajadah untuk sholat, Al-Quran, Juz Amma, pengeras suara dan amplifier untuk masjid, jam dinding, serta rak untuk buku. Bantuan lainnya berupa material bangunan, seperti atap dan pintu untuk melengkapi renovasi masjid dan mushola yang rusak akibat gempa.

Sekilas hasil pantauan tim ketika berkunjung ke lokasi pusat gempa, masih terdapat banyak rumah yang rusak dan hancur yang masih belum selesai di renovasi, seperti di Kampung Garogol, Desa Cibulakan, Kec. Cugenang, Cianjur. Menurut pengakuan Bapak Hj. Muhammad Solihudin salah satu warga, dari total 280 rumah, hanya ada tiga rumah saja yang selamat dari bencana gempa bumi bulan November yang lalu.

Selain bantuan dana, bantuan operasi SAR/Tanggap bencana alam gempa Cianjur juga telah dilakukan dengan berkolaborasi dengan berbagai elemen mahasiswa Telkom University, seperti PMPA Astacala, Gema Rawana, Perimatrik, KSR Tel-U, dan Himpunan. Tidak hanya itu, saat di lapangan tim dari Telkom University juga bekerjasama dengan tim dan organisasi SAR dari elemen lainnya, seperti BASARNAS.

Author


Avatar